26/06/2017 GMT+7

Berita Terbaru

Selamat Datang di Bolanet88.net Situs Agen Judi Bola Online Terbaik yang siap memberikan pelayanan 24 jam dalam 7 hari non-stop untuk bermain Taruhan Bola – Casino Online – Poker – Tangkas – Togel – Daftar dan dapatkan Promo Bonus Menarik dari kami!
Ibrahimovic Ingin Jadi Pusat Perhatian Dunia
Ibrahimovic Ingin Jadi Pusat Perhatian Dunia

Berita Bola Terpercaya – Hanya dilabeli atlet terbaik nasional, Zlatan Ibrahimovic mulai frustrasi. Pemain andalan Manchester United ini telah menyimpan sebuah ambisi besar untuk bisa jadi bagian dari dunia, dan jadi pusat perhatian di seluruh penjuru dunia.

Sampai dengan saat ini, hanya ada nama Zlatan Ibrahimovic yang mampu mengemas sebanyak 11 kali Bola Emas Swedia, yang jadi sebuah apresiasi yang diberikan pada pemain putra terbaik di sana. Yang jauh lebih manis lagi adalah 10 kali diantaranya berhasil ia rebut secara beruntun.

Zlatan Ibrahimovic telah berhasil untuk menerim apenghargaan itu sejak di dalam tahun 2005 lalu. Sejak mulai diberikan di tahun 1946 silam, tak pernah ada pemain lain yang mampu merebutnya lebih dari dua kali. Ketika ia menerima penghargaan ini untuk yang pertama, ia tak merasa puas. Ia menginginkan torehan yang jauh lebih besar lagi.

Dengan sebuah gaya yang begitu Zlatan, ia pun lantas mengutarakan keinginan besarnya itu. Di dalam usia 35 tahun saat ini, sedikit banyak Zlatan Ibrahimovic telah berhasil untuk mewujudkan ambisinya tersebut. Zlatan Ibrahimovic telah berhasil untuk mengemas berbagai gelar juara bersama dengan timnya, yakni Ajax, FC Barcelona, FC Juventus, Inter Milan, Paris Saint Germain, dan juga AC Milan. Pemain yang lahir di Malmo ini juga tercatat menjadi top skorer di tim nasional Swedia.

“Saya mempunyai sebuah tujuan akhir untuk bisa mengukir sebuah sejarah baru. Saya ingin bisa menciptakan sebuah hal yang jauh lebih berbeda dari apa yang telah menjadi pembicaraan dari semua orang dengan apa yang sudah kami perbuat. Itu adalah target besar saya untuk saat ini,” papar Zlatan Ibrahimovic pada Mirror.

“Saya tidak pernah ingin melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh orang lain. Saya tak suka pada apa yang saya lihat. Saya datang dari Swedia, dan juga untuk apa yang diperoleh oleh atlet Swedia, saya tak pernah merasa puas dengan hal ini.”